LAPORAN ILMIAH
Definisi dari Laporan Ilmiah menurut :
Laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan. E.Zaenal Arifin (1993).
Karangan ilmiah adalah tulisan yang mengandung kebenaran secara obyektif karena didukung oleh data yang benar dan disajikan dengan penalaran serta analisis yang berdasarkan metode ilmiah. Nafron Hasjim & Amran Tasai (1992).
Laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.(Wikipedia)
Unsur-unsur kerangka laporan
Unsur-unsur yang ada dalam kerangka laporan terdiri dari :
- Bagian awal, terdiri atas :
- Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
- Halaman pengesahan (jika perlu)
- Halaman motto/semboyan (jika perlu)
- Halaman persembahan (jika perlu)
- Prakata;
- Daftar isi;
- Daftar tabel (jika ada)
- Daftar grafik (jika ada)
- Daftar gambar (jika ada)
- Abstak : uraian singkat tentang isi laporan
- Bagian Isi
- Bab I Pendahuluan berisi tentang
(1)Latar belakang
(2)Identitas masalah
(3)Pembatasan masalah
(4)Rumusan masalah
(5)Tujuan dan manfaat
- Bab II : Kajian Pustaka
- Bab III : Metode
- Bab IV : Pembahasan
- Bab V : Penutup
- Bagian Akhir
- Daftar Pustaka
- Daftar Lampiran
- Indeks : daftar istilah
Manfaat Penyusunan Laporan
Manfaat penyusunan laporan ilmiah adalah berikut:
- Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
- Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
- Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
- Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
- Memperoleh kepuasan intelektual;
- Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
- Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya.
Rancangan Usulan Penelitian
Rancang usulan penelitian adalah langkah awal sebelum suatu penelitian akan dimulai yang berguna untuk membuat kerangka awal sebuah penelitian serta memperkirakan penelitian yang akan dihadapi dan rancangan alteratif penyelesaiannya.
Manfaat Rancangan Usulan Penelitian
- Menegaskan kedalaman (intensitas) dan keleluasaan (ekstensitas) penelitian.
- Sebagai kerangka awal operasional penelitian (blue print).
- Mengetahui kelemahan hasil penelitian.
- Memperkirakan penelitian yang akan dihadapi dan rancangan alteratif penyelesaiannya.
Bentuk Rancangan Usulan Penelitian
Suatu penelitian itu mungkin bermaksud dan bertujuan untuk memperoleh data informasi dan kemudian untuk bahan menulis. Misalnya
- Makalah untuk seminar, simposium, dan pertemuan ilmiah lainnya
- Karangan ilmiah
- Skripsi
d.Tesis magister/disertasi doctor
e.Laporan proyek
Isi Rancangan Usulan Penelitian
Isi dari Rancangan Usulan Penelitian terdiri dari beberapa macam yaitu :
- Bagian awal : Judul, Identitas Penulis, Tanggal Pengajuan.
- Bagian Utama : Perumusan Masalah, Tujuan dan Kegunaan Penelitian, erangka Pemikiran Teoritis, Hipotesis, Metode Penelitian dan Jadwal Penelitian
- Bagian Akhir : Daftar Pustaka dan Daftar Riwayat Hidup
Contoh Rancangan Usulan Penelitian
SUMBER
Pengertian Karangan Ilmiah, Non Ilmiah dan Metode Ilmiah
Posted: April 18, 2015 in Uncategorized- Karangan Ilmiah
Pengertian
Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.
Sedangakan Karangan Ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Jenis-jenis karangan ilmiah
Ada beberapa jenis karangan ilmiah yaitu terdiri dari :
- Laporan Penelitian
- Makalah Seminar / Simposium
- Artikel Jurnal
- Skripsi
- Dan laporan-laporan lain yang bersifat keilmuwan.
Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya.
Ciri-ciri karangan ilmiah
Ciri-ciri karangan ilmiah antara lain :
- Laporan yang berisi gagasan atau analisis yang berhubungan mengenai suatu ilmu
- Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
- Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
- Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup.
- Terdapat sistematika penulisan, semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
Contoh Karangan Ilmiah
-Pelayanan Pendidikan yang Berkualitas Dapat Mengembangkan Potensi Peserta Didik Secara Maksimal (http://www.seocontoh.com/2014/03/contoh-karya-ilmiah-tentang-pendidikan.html)
– Dampak Globalisasi Terhadap Pendidikan
– Dampak Globalisasi Terhadap Pendidikan
B. Karangan Non-Ilmiah
Pengertian
Karangan Non-Ilmiah adalah suatu tulisan yang berisi tentang cerita atau karangan yang bersifat fiksi. Pada dasarnya karangan non-ilmiah merupakan tulisan yang berisikan hiburan atau bukan berisi tentang tulisan mengenai objek tertentu yang di teliti seperti pada karangan ilmiah.
Jenis-jenis Karangan Non Ilmiah
Jenis-jenis karangan non ilmiah ini juga dibagi menjadi, sebagai berikut :
- Dongeng
- Novel
- Cerpen
- Roman
Ciri-ciri Karangan Non Ilmiah
- Ditulis berdasarkan fakta pribadi,
- Fakta yang disimpulkan subyektif,
- Gaya bahasa konotatif dan populer,
- Tidak memuat hipotesis,
- Penyajian dibarengi dengan sejarah,
- Bersifat imajinatif,
- Situasi didramatisir,
- Bersifat persuasif.
- Tanpa dukungan bukti
Contoh Dari karangan Non Ilmiah
Cerita Malin Kundang Anak durhaka
Si Kabayan
C. Metode Ilmiah
Pengertian
Adalah Metode Ilmiah merupakan suatu proses keilmuan dalam memperoleh pengetahuan secara sistematatis berdasarkan bukti yang nyata guna memperoleh penyelesaian dari permasalahan yang sedang dihadapi. Proses keilmuan dilakukan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisik. Sistematis disini memiliki arti bahwa dalam usaha menemukan kebenaran dan menjabarkan pengetahuan yang diperoleh menggunakan langkah-langkah tertentu yang teratur dan terarah sehingga menjadi suatu keseluruhan yang terpadu.
Tujuan Mempelajari Metode Penulisan Ilmiah
Tujuan dari Mempelajari Metode Penulisan Ilmiah adalah :
- Sebagai dasar membuat Penulisan Ilmiah
- Meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasikan dan menyajikan fakta secara sistematis,
- Meningkatkan keterampilan dalam menulis berbagai karya tulis, dan
- Meningkatkan pengetahuan tentang mekanismen penulisan karangan ilmiah.
Sikap Ilmiah
Sikap Ilmiah adalah suatu sikap yang menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan. Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah untuk dapat melalui proses penelitian yang baik dan hasil yang baik pula.
Langkah-langkah Penulisan Ilmiah
Langkah Pertama
Penulis menentukan judul Penulisan Ilmiah kemudian dilanjutkan dengan melakukan penulisan BAB 1 yang terdiri dari :
- Latar Belakang
- Rumusan masalah
- Tujuan penulisan
- Manfaat Penulisan
- Batasan Masalah
Langkah Kedua
Setelah selesai pada BAB 1, penulis melanjutkan tulisan ke BAB 2. Yang berisi tentang teori-teori yang digunakan pada penelitian atau penulisan ilmiah. Kemudian pada BAB 3 berisikan tentang Objek Penelitian, populasi, sampel dan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti objek penlitian.
Langakah Ketiga
Pada BAB 4 penulis melakukan penelitian. Pada dasarnya penelitian dibagi menjadi 2 jenis. Yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Pada bab ini penulis mengumpulkan data dan selanjutnya data diolah dengan metode penelitian sampai akhirnya terdapat hasil analisis dari penelitian tersebut.
Sumber :
0 komentar:
Posting Komentar