Senin, 13 Oktober 2014

TUGAS SOFTSKILL EKONOMI KOPRASI


PENGERTIAN KOPRASI

Istilah koperasi berasal dari bahasa asing co-operation. (Co = bersama, operation = usaha), koperasi berarti usaha bersama. Koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan. inti dari koperasi adalah kerja sama, yaitu kerja sama diantara anggota dan para pengurus dalam rangka mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat serta membangun tatanan perekonomian nasional. Sebagai gerakan ekonomi rakyat, koperasi bukan hanya milik orang kaya melainkan juga milik oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Dimana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi biasa disebut sisa hasil usaha atau SHU biasanya dihitung berdasarkan andil. Dengan adanya koperasi bisa membuat anggota yang satu dan yang lain jika sebelumnya belum dekat membuat beberapa anggota itu saling kenal dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

CARA PEMBUATAN KOPRASI
          
        Dasar Hukum antara lain :  
  •            Undang-undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
  •            Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1994 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengesahan    Akta   Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.
  •          Peraturan Menteri Nomor 01 Tahun 2006 yaitu tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.
         =     Koperasi sebaiknya dibentuk oleh sekelompok orang/anggota masyarakat yang mempunyai kegiatan dan kepentingan ekonomi yang sama.
          =      Sebelum mendirikan koperasi, sebaiknya didahului dengan penyuluhan tentang perkoperasian agar kelompok masyarakat yang ingin mendirikan koperasi tersebut memahami mengenai perkoperasian, sehingga anggota koperasi nantinya benar-benar memahami nilai dan prinsip koperasi dan paham akan hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi (Pasal 3 dan Pasal 4) 

      =      Proses pendirian koperasi dimulai dengan pelaksanaan Rapat Pembentukan Koperasi dimana untuk Koperasi Primer sekurang-kurangnya dihadiri oleh 20 orang anggota pendiri, sedangkan untuk Koperasi Sekunder sekurang-kurangnya dihadiri oleh 3 (tiga) koperasi melalui wakil-wakilnya (Pasal 5 Ayat 1).

 =     Rapat pembentukan koperasi tersebut dihadiri oleh Pejabat Dinas/Instansi/Badan Yang Membidangi Koperasi setempat sesuai domisili anggota (Pasal 5 Ayat 3), dimana kehadiran pejabat tersebut bertujuan antara lain untuk : memberi arahan berkenaan dengan pembentukan koperasi, melihat proses pelaksanaan rapat pembentukan, sebagai narasumber apabila ada pertanyaan berkaitan dengan perkoperasian dan untuk meneliti isi konsep anggaran dasar yang dibuat oleh para pendiri sebelum di”akta”kan oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi setempat. Selain itu apabila memungkinkan rapat pembentukan tersebut juga dapat dihadiri oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi yaitu Notaris yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM untuk membantu membuat/menyusun akta pendirian, perubahan anggaran dasar dan pembubaran koperasi

 =      Dalam Rapat Pembentukan akan dibahas mengenai Anggaran Dasar Koperasi yang memuat antara lain (Pasal 5 Ayat 5) :
  •   Nama dan tempat kedudukan
  •  Maksud dan tujuan 
  •   Jenis koperasi dan Bidang usaha 
  •  Keanggotaan - Rapat Anggota 
  •  Pengurus, Pengawas dan Pengelola 
  •   Permodalan, jangka waktu dan Sisa Hasil Usaha.

         =    Pembuatan atau penyusunan akta pendirian koperasi tersebut dapat dibuat oleh para pendiri (dalam hal di wilayah setempat tidak terdapat NPAK) atau dibuat oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi (Pasal 6 Ayat 1).

          =     Selanjutnya Notaris atau kuasa Pendiri mengajukan permohonan pengesahan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang dengan dilampirkan (Pasal 7 ayat (1) :

  •  2 (Dua) rangkap salinan akta pendirian bermeterai cukup. 
  •   Data akta pendirian koperasi yang dibuat dan ditandatangani Notaris. 
  •   Surat bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang-kurangnya sebesar simpanan pokok dan simpanan wajib yang wajib dilunasi oleh para pendiri. 
  •   Rencana kegiatan usaha minimal tiga tahun ke depan dan RAPB. 
  •  Dokumen lain yang diperlukan sesuai peraturan perundang undangan

    =     Pejabat yang berwenang akan melakukan :
  •  Penelitian terhadap materi Anggaran Dasar yang diajukan (Pasal 8 Ayat 2), 
  •  Pengecekan terhadap keberadaan koperasi tersebut (Pasal 8 Ayat 2).

        =  Apabila permohonan diterima maka pengesahan selambat lambatnya 3 (tiga) bulan sejak berkas diterima lengkap (Pasal 9 Ayat 2).

 1.   Jika permohonan ditolak maka Keputusan penolakan dan alasannya disampaikan kembali kepada kuasa pendiri paling lama 3 (tiga) bulan sejak permohonan diajukan (Pasal 12 Ayat 1).

 2.  Terhadap Penolakan, para pendiri dapat mengajukan permintaan ulang pengesahan akta pendirian koperasi dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan. Keputusan terhadap permintaan ulang tersebut diberikan paling lambat 1 (satu) bulan (Pasal 12 Ayat 2).

SYARAT UNTUK MENDIRIKAN KOPRASI: 

1.    Dua rangkap Salinan Akta Pendirian koperasi dari notaris (NPAK). \

2.    Berita Acara Rapat Pendirian Koperasi. 

 3.   Daftar hadir rapat pendirian koperasi 

 4.    Foto Copy KTP Pendiri (urutannya disesuaikan dengan daftar hadir agar mempermudah pd saat verifikasi)

  5.    Kuasa pendiri (Pengurus terpilih) untuk mengurus pengesahan pembentukan koperasi. 

6.     Surat Bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang;kurangnya sebesar simpanan pokok dan simpanan wajib yang wajib dilunasi para pendiri. 

 7.   Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun kedepan dan Rencana Anggaran Belanja dan Pendapatan Koperasi. 

 8.    Daftar susunan pengurus dan pengawas. 

9.   Daftar Sarana Kerja Koperasi 

10.  Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga antara pengurus. 

11.  Struktur Organisasi Koperasi. 

12.  Surat Pernyataan Status kantor koperasi dan bukti pendukungnya 

13.  Dokumen lain yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundangundangan




TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1


SISTEM SOSIO TEKNOLOGI
       
         
           # KONSEP DASAR SOSIO TEKNOLOGI INFORMASI

Pada tahun 1970an sebuah teknologi baru diperkenalkan kepada manusia: internet. Perkembangan teknologi komputer yang berkembang sejak era 1960an melalui pelbagai upaya menemukan alternatif teknologi baru. Pada tahun 1971, konsep surat elektronik (electronic mail atau email) diperkenalkan oleh Ray Tomplin. Teknologi ini terus bertahan dan berkembang hingga saat ini. Penemuan microprocessor pertama pada tahun 1974 melejitkan nama perusahaan yang meluncurkan komputer perseorangan (personal Computer/PC) pertama. Aspek sosial, kewajiban etis dan profesional, resiko dan sistem berbasis komputer, etika profesi, hak asasi dan privacy, kekayaan intelektual, kejahatan komputer aplikasi komputer di berbagai bidang. Mobilitas orang dalam era globalisasi sangat tinggi sehingga ketergantungan dan keterkaitan akan informasi menjadi kebutuhan yang tidak kalah pentingnya dengan kebutuhan primer Informasi menjadi komoditi yang dapat diperdagangkan dan diperebutkan. Mudah diakses dan cepat adalah kuncinya. Di era globalisasi ini ,unsur pembelajaran afektif merupakan tulang punggung pembelajaran, mendominasi unsur koqnitif maupun psikomotorik, mengapa? pada proses “Elearning” unsur kepribadian, kemandirian, etika, integritas dan nasionalisme merupakan filter yang sangat diperlukan untuk menyaring unsur-unsur negatif pada “E-leaning”. E-learning disamping sifat positifnya dapat membawa ke pemahaman keilmuan dengan cara sangat cepat juga dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk merusak moral dan mentalitas kepribadian suatu bangsa.
         
 Pada masa kini  sudah  rnerupakan  rahasia umum lagi bahwa biaya sekolah semakin mahal, apalagi biaya sekolah di bidang teknologi infornmasi (IT) berdasarkan kenyataan ini nantinya  masyarakat Indonesia akan terpecah menjadi dua golongan, sebagian kecil karena finansialnya cukup kuat maka kemampuan untuk menguasai teknologi informasi (IT) akan semakin maju dengan  pesat, dan sebagian besar  golongan  masyarakat dalam bidang teknologi informasi akan semakin ketinggalan dengan pesat pula kesenjangan(jurang pemisah) yang semakin lebar  ini  kalau  tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan benturan peradaban (the clash of civilization), yang sangat mengerikan.

   
   # PENGERTIAN SOSIO TEKNOLOGI INFORMASI

Sosio-teknologi” adalah bidang kajian baru yang berusaha melihat pengaruh evolusi teknologi dalam kehidupan sosial. Bersamaan dengan lahirnya postmodernisme, orang mulai meninggalkan pembagian Aristotelian dalam disiplin ilmu, contohnya dengan lahirnya kajian kompleksitas, teori pattern language dalam arsitektur dan lain-lainnya. “Sosio-teknologi” kira-kira lahir dalam lingkungan semangat demikian, di samping bahwa ada keprihatinan langsung atas ‘liarnya’ perkembangan teknologi yang sering menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan moralitas dan kehidupan sosial Sosio-teknologi memiliki relevansi khusus di Negara - negara berkembang seperti Indonesia dan banyak negara lainnya.
·         
  •  Sosio teknologi adalah keilmuan yang merupakan relasi daripada keilmuan sosial (social sciences) dengan teknologi (engineering).
  •  Teknologi dilihat dari berbagai perpektif, namun intinya adalah berusaha kritis terhadap keberadaan teknologi yang biasanya dipandang deterministikpositivistik, khususnya di negara-negara yang “sepertinya” menjadi konsumen abadi dari teknologi seperti Indonesia.
  • Dalam keilmuan ini, teknologi dipandang sebagai sebuah produk budaya yang tidak netral, tidak bebas nilai.
  • Teknologi merupakan ungkapan suatu kebudayaan tertentu dimana teknologi itu lahir. Di dalam produk teknologi itu embedded nilai-nilai, budaya, mistis, moralitas, hingga kepada pola kerja, pola perilaku maupun pola produksi.
  • Maka dari itu, dalam transfer teknologi, pilihanpilihan teknologi yang dilakukan harus mempertimbangkan sangat banyak faktor, terutama dampak-dampak dari keberadaa barang asing tersebut di lingkungan barunya.
  •  Sebuah film yang sangat baik mengilustrasikan tentang ranah garapan keilmuan ini adalah film “God Must Be Crazy”.
  • KAPASITAS sebagai pola pikir membangun sistem yang bertolak dari komponen organisasi, komponen sosial, komponen sistem informasi dan komponen teknologi sehingga membangun organisasi yang disebut juga sistem sosioteknologi
  •  Bertitik tolak dari pemikiran sosio-teknologi, maka melahirkan suatu model menerapkan kerangka berpikir KAPASITAS dalam melaksanakan perubahan yang berencana dan berkesinambungan.
Kata teknologi mungkin sudah tidak asing lagi didengar, karena dijaman serba canggih saat ini mulai dari kalangan bawah sampai  kalangan atas setiap hari mendengar istilah teknologi atau bahkan sudah mendapatkan manfaat dari teknologi. Oke , sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita paham dulu apa arti dari sosio dan teknologi informasi.


   # SEJARAH SOSIO TEKNOLOGI INFORMASI
 
Teknologi yang mendasar ditemukan pada tahun 1980 ini dan menjadi ekonomis untuk diadobsi secara luas setelah penemuan Personal Computer.  sejak tahun 1980  Teknologi mengalami perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital yang telah terjadi dan berlanjut sampai hari ini. Revolusi itu pada awalnya mungkin dipicu oleh sebuah generasi remaja yang lahir pada tahun 80-an. Analog dengan revolusi pertanian, revolusi Industri, revolusi digital menandai awal era Informasi.

Sebuah alat yang diciptakan manusia untuk mempermudah melakukan suatu kegiatan sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga. Sesuai dengan judul postingan diatas , dimana dalam hal ini komputer yang digunakan sebagai media informasi, maka kita perlu untuk mengetahui bagaimana sejarah dari komputer sehingga saat ini keberadaannya sangat dibutuhkan. Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika. Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang

STI ini juga telah mengubah cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan yang sangat canggih saat ini. Sebuah teknologi yang membuat perubahan besar kepada seluruh dunia, dari mulai membantu mempermudah segala urusan sampai membuat masalah karena tidak bisa menggunakan fasilitas digital yang semakin canggih ini dengan baik dan benar.

Hal yang sama pentingnya dengan STI  kemampuan untuk memperkuat sinyal digital dan menyebarkannya tanpa kehilangan informasi dalam sinyal dengan mudah memindahkan informasi digital antara media, dan untuk mengakses atau mendistribusikannya  dari  jarak jauh


v         # PERKEMBANGAN SOSIO TEKNOLOGI INFORMASI SEKARANG

Sebagai media analisis terhadap penerapan TI dalam sistem jaringan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia dan kemungkinan penerapannya, menunjukkan bahwa STI memberikan kemudahan luar biasa kepada pengguna untuk mengakses informasi lintas batas. Di sisi lain STI, juga memberikan kemudahan bagi pengelola informasi (pustakawan) untuk mengolah, menyimpan dan menyebarkannya. Selain itu, STI juga menjadi sarana membangun perpustakaan elektronik yang kehadirannya tidak bisa dihindari.
Dengan mensurvey beberapa perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia, didapatkan gambaran tentang kesiapan perpustakaan perguruan tinggi menyambut "makhluk baru" dalam dunia informasi yaitu perpustakaan elektronik. Terbentuknya jaringan informasi dan perpustakaan elektronik di dalamnya sangat diperlukan bagi perguruan tinggi, guna memberikan akses yang besar kepada pemakai (mahasiswa, dosen, peneliti) terhadap perkembangan pengetahuan dari detik ke detik.
                                                                                                                         

       # KESIMPULAN

Jadi kesimpulan dari sosio teknologi informasi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara teknologi informasi dengan aspek sosial atau dampak dari penggunaan dari teknologi terhadap kehidupan sosial. Dimana kedepannya dengan semakin berkembangnya teknologi komputer diharapkan dapat membantu pekerjaan manusia di segala bidang. Dan semoga dimasa depan, dengan kecanggihan  komputer , kita dapat membuat alat teleportasi sehingga mengurangi dampak dari pemanasan global.


   Sumber: http://kuliah-le.blogspot.com/2012/09/sosio-teknologi-informasi.html

Rabu, 01 Oktober 2014

TUGAS SOFTSKILL PRILAKU KONSUMEN


             PRILAKU KONSUMEN 
1.  Apa yang dimaksud dengan prilaku konsumen?

Yang dimaksud dengan prilaku konsumen adalah bagaimana individu, kelompok, atau organisasi dalam mengambil keputusan untuk membeli, mengatur, menggunakan sumber daya yang mampu dijalani oleh individu, kelompok, atau organisasi tersebut yaitu tentang waktu, tenaga, dan uang untuk memenuhi kebutuhan nya dalam menggunakan suatu produk atau jasa. Konsumsi seseorang tergantung pada: pendapatan, pendidikan, kebiasaan dan kebutuhan. Faktor yang mempengaruhi konsumen juga terdiri dari kekuatan social budaya dan kekuatan psikologis 

2.  Pemikiran yang benar tentang konsumen

  •   Konsumen membutuhkan barang yang terjamin
  •  Harga sesuai dengan kemampuan konsumen
  •  Bujukkan dan pengaruh konsumen memiliki hasil yang menguntungkan secara sosial
  •  Konsumen tertarik dengan iklan di media cetak atau media elektronik
  •  Biasanya membeli merk yang sudah tidak asing atau sudah dikenal banyak orang
  •  Konsumen akan membeli barang yang akan benar-benar di butuhkan konsumen
  •  Lebih tertarik jika ada barang yang sedang promosi atau ada diskon

3. Mencari penelitian konsumen sebagai suatu bidang yang dinamis

Mengapa dapat disimpulkan demikian karena konsumen terdiri dari berbagai macam latar belakang, sifat, kemampuan yang berbeda-beda jadi oleh sebab itu hal ini lah yang merupakan suatu bidang yang dinamis dalam perilaku konsumen selain itu sebagai ilmu yang  dinamis dikarenakan proses berpikir, merasakan, dan aksi dari setiap individu konsumen, kelompok konsumen, dan perhimpunan besar konsumen selalu berubah secara konstan.

Pendekatan dalam meneliti Perilaku Konsumen

a.      Pendekatan Interpretif.

pendekatan yang dilakukan dengan cara menggali secara mendalam hal apa saja yang didasari pada perilaku konsumen.

b.      Pendekatan Tradisional

Pendekatan ini didasari oleh ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan Tradisional memahami tentang penjelasan dan pegambilan keputusan-keputusan yang ada pada perilaku konsumen.

c.       Pendekatan Sains Pemasaran

Pada pendekatan ini ilmu dan teori yang digunakan adalah Ilmu Ekonomi dan matematika. Pendekatan ini dikembangkan dengan menguji coba matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia.